BUSER PRESS Online Majalah Hukum & Keadilan DITERBITKAN OLEH: Yayasan pers bercahaya BADAN HUKUM: Akta Notaris(AN).No.70 Tgl 02-06-2009.PPN NO.109 Tgl 04-09-2009. ALAMAT REDAKSI: Kantor Pusat : JL.Malino km 5 BTN Mawang Asri Blok AD 2 No.04- GOWA (MAKASSAR)SUL-SEL CONTACK PERSON: 085341490168 Dan Untuk Pasang Iklan Online Hubungi/WhatsApp 083139958999

Sabtu, 04 Februari 2012

PERAMPOKAN BERSENJATA API BERAKSI DITANA TORAJA (SUL-SEL)

Kasus perampokan bersenjata api yang terjadi di Kab. Tana Toraja pada hari selasa 29 Nov 2011 sekitar Pukul : 04.00 dini hari. Sasaranyya sebuah rumah mewah milik seorang mantan kepala dinas pendidikan Kab. Tana Toraja  (Drs. SM Palisungan) yang teerletak di Rt Kanan Kelurahan Lemo, Kec. Makale Utara, Kab. Tana Toraja (Sul-Sel).
Kejadian tersebut sangat menggegerkan masyarakat TORAJA, pasalnya perampokan bersenjata api tersebut barusan terjadi didaerah mereka. Menurut korban saat dikonfirmasi oleh wartawan di media ini dirumah kediamannya, mengatakan, perampok bertopeng dan bersenjata api tersebut yang berjumlah (6) enam orang masuk ke dalam rumah melalui ventilasi yang ada  di emper lantai  dua (2) kemudian menyekap (3) tiga penghuni rumah dilantai (1) satu lalu (2) dua dari perampok tersebut naik di lantai dua (2) lalu mendobrak kamar saya lalu Mengancam dengan senjata api dan pisau, ungkapannya
Akibat dari perampokan tersebut korban MS. Palisung, mengalami luka robek di leher sebelah kiri sepanjang ± 20 cm. Kawanan perampok tersebut berhasil mengambil  uang Rp. 2.890.000, Dua (2) buah HP. Satu (1) bauh Lap Top. Lalu kabur menuju kota Rantepao, Kab. Toraja  Utara dengan mengendarai Mobil Avanza berwarna biru metalik bernomor polisi DD 259 EQ. milik Muhhidin PD Jln. Andi Malingkaan (Sengkang) yang selalu direntalkan.
Namun Nas Mobil perampok tersebut jatuh didaerah persawahan, dikelurahan Sarira, Kab. Tana Toraja dan diduga kawanan perampok menyelamatkan diri lewat angkutan penumpang umum
Saya sempat melihat perampok tersebut berjumlah enam (6) orang empat(4) laki-laki dan dua (2) perempuan. Mereka istirahat dan tidur-tiduran dilumbung objek pariwisata lemo, sebelum melakukan perampokandirumah saya, dan sempat terlihat membeli pisau dan meninggalkan objek pariwisata dengan mengendarai mobil avanza biru metalik, sekitar pukul 17.00 wita. Dan ternyata pisau itu digunakan untuk menodong saya. Ungkap Atriani  (anak korban) yang sehari-harinya berjualan dilokasi objek pariwisata lemo.
Kasus perampokan bersenjata api ini telah ditangani  oleh Polres Kab. Tana Toraja.


(Yuli/Medy/Bp)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar